Korkom

logo.hmi.frontpageDefinisi dan Fungsi Korkom dalam Organisasi HMI

HMI merupakan organisasi ektra kampus yang sering ada dalam setiap kampus di seluruh Indonesia. Kader-kader yang tersebar di setiap kampus memungkinkan dibentuknya suatu lembaga yang menjadi pusat kegiatan HMI. Korkom adalah salah satu lembaga di HMI yang menaungi komisariat atau setingkat dengan universitas. Kordinator komisariat (Korkom) ini ada disetiap universitas. Untuk itulah nama dari korkom ini mewakili Universitas masing-masing. Korkom merupakan tangan panjang Cabang untuk melakukan pengawasan, dan publikasi kegiatan Cabang dalam berjalannya satu pengurusan. Korkom juga menjadi jembatan antara komisariat dengan Cabang untuk melaporkan perkembangan atau progres report komisariat ke tataran Cabang. Pengurus korkom merupakan delegasi dari setiap komisariat yang menaunginya.

Dalam pemilihan ketua korkom harus melalui muskom atau musyawarah komisariat. Di muskom, delegasi dari komisariat berunding untuk menentukan garis besar program kerja kordinator komisariat serta mementukan formatur dan midformatur untuk memimpin Korkom dalam satu pengurusan kedepan. Hasil dari keputusan musyawarah komisariat akan dilaporkan ke Cabang untuk selanjutnya dilakukan pembahasan di tataran Cabang serta menentukan Ketua umum terpilih dan melantiknya. Masa kepengurusan kordinator komisariat sesuai kepengurusan Cabang untuk itulah pelaksanaan muskom atau pergantian pengurus setelah pelaksanaan Konfrensi Cabang.

Kordinator komisariat dibentuk untuk mengkordinasikan dan bertanggung jawab atas setiap komisariat yang dinaungin. Dalam pembentukannya korkom memang sesuai kebutuhan Cabang terkait. Kalaupun cabang masih bisa mengurus komisariat secara langsung korkom tidak diperlukan untuk dibentuk, namun seandainya komisariat di lingkungan Cabang terkait memiliki kuantitas yang besar korkom diperlukan untuk mempermudah kinerja Cabang dalam  pengawasan di kepengurusan komisariat.

 

logo.hmi.frontpageDefinisi dan Fungsi Korkom dalam Organisasi HMI

HMI merupakan organisasi ektra kampus yang sering ada dalam setiap kampus di seluruh Indonesia. Kader-kader yang tersebar di setiap kampus memungkinkan dibentuknya suatu lembaga yang menjadi pusat kegiatan HMI. Korkom adalah salah satu lembaga di HMI yang menaungi komisariat atau setingkat dengan universitas. Kordinator komisariat (Korkom) ini ada disetiap universitas. Untuk itulah nama dari korkom ini mewakili Universitas masing-masing. Korkom merupakan tangan panjang Cabang untuk melakukan pengawasan, dan publikasi kegiatan Cabang dalam berjalannya satu pengurusan. Korkom juga menjadi jembatan antara komisariat dengan Cabang untuk melaporkan perkembangan atau progres report komisariat ke tataran Cabang. Pengurus korkom merupakan delegasi dari setiap komisariat yang menaunginya.

Dalam pemilihan ketua korkom harus melalui muskom atau musyawarah komisariat. Di muskom, delegasi dari komisariat berunding untuk menentukan garis besar program kerja kordinator komisariat serta mementukan formatur dan midformatur untuk memimpin Korkom dalam satu pengurusan kedepan. Hasil dari keputusan musyawarah komisariat akan dilaporkan ke Cabang untuk selanjutnya dilakukan pembahasan di tataran Cabang serta menentukan Ketua umum terpilih dan melantiknya. Masa kepengurusan kordinator komisariat sesuai kepengurusan Cabang untuk itulah pelaksanaan muskom atau pergantian pengurus setelah pelaksanaan Konfrensi Cabang.

Kordinator komisariat dibentuk untuk mengkordinasikan dan bertanggung jawab atas setiap komisariat yang dinaungin. Dalam pembentukannya korkom memang sesuai kebutuhan Cabang terkait. Kalaupun cabang masih bisa mengurus komisariat secara langsung korkom tidak diperlukan untuk dibentuk, namun seandainya komisariat di lingkungan Cabang terkait memiliki kuantitas yang besar korkom diperlukan untuk mempermudah kinerja Cabang dalam  pengawasan di kepengurusan komisariat.